Mahasiswa Ilmu Politik UBB Jadi Presenter di AICEE Filipina, Bedah Tata Kelola Risiko PLTN

14 Okt 2026 10
Mahasiswa Ilmu Politik UBB Jadi Presenter di AICEE Filipina, Bedah Tata Kelola Risiko PLTN

BANGKA — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung (UBB). Hosea Alfandi Irawan, mahasiswa angkatan 2023, terpilih sebagai presenter dalam ajang bergengsi The 6th ASEAN International Conference on Energy and Environment (6th AICEE) yang diselenggarakan pada 5-9 Oktober 2026 di Philippines International Convention Center (PICC), Metro Manila, Filipina. Kehadiran Hosea di forum internasional ini menegaskan peran aktif akademisi muda UBB dalam merespons isu-isu strategis global dan regional terkait masa depan energi berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, Hosea memaparkan hasil risetnya yang mengkaji peran Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia dalam mendukung transisi energi bersih dan ketahanan energi nasional. Fokus utama penelitiannya menyoroti aspek tata kelola risiko (risk governance) serta ketahanan masyarakat (community resilience). Dari hasil analisis yang dilakukan, ia menekankan bahwa pembangunan PLTN tidak bisa hanya bertumpu pada kesiapan teknologi semata, melainkan harus ditopang oleh fondasi sosial-politik yang kuat agar dapat diterima dan melindungi masyarakat luas.

Lebih lanjut, Hosea merumuskan empat prasyarat krusial bagi legitimasi pembangunan PLTN di Indonesia, yakni transparansi pengelolaan risiko, akuntabilitas kelembagaan, partisipasi publik yang bermakna, serta distribusi manfaat yang berkeadilan. Melalui gagasan ini, ia menyimpulkan bahwa keberhasilan pengembangan energi nuklir di tanah air sangat bergantung pada kapasitas institusi dalam mengelola risiko secara transparan dan melindungi kepentingan masyarakat yang terdampak secara adil.