Mahasiswa Ilmu Politik UBB hadiri pelantikan IJTI Pengda Babel periode 2026-2030

08 Agu 2026 34
Mahasiswa Ilmu Politik UBB hadiri pelantikan IJTI Pengda Babel periode 2026-2030

Pangkalpinang - Kamis, 6 Agustus 2026, bertempatan Ballroom Bangka City Hotel, Sembilan mahasiswa Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung menghadiri pelatikan pengurus daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bangka Belitung masa jabatan 2026-2030.  Hadirnya mahasiswa pada kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat proses regenerasi pengda IJTI Babel sekaligus menambah wawasan mengenai peran organisasi jurnalistik yang lebih mendalam.


Acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan dihadiri langsung oleh ketua umum IJTI Pusat Haris Jauhari, ketua KPU Babel Husin, sambutan kapolres Pangkalpinang AKBP Indra Wijatmiko, Unsur Forkopimda Bangka Belitung, perwakilan pemerintah daerah, perwakilan instansi vertikal lain, serta insan pers dan mahasiswa dari berbagai Universitas di Bangka Belitung.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan SK putusan pemilihan kepengurusan berdasarkan hasil Musyawarah daerah (Musda) IV, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendera dan pelantikan dengan pengabilan sumpah  kepengurusan priode 2026-2030. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua IJTI pengda Babel terpilih, Ketua IJTI pusat, dan Kapolres Pangkalpinang.

Menariknya dalam sambutan Ketua IJTI Pusat ia menyoroti berkembangnya teknologi digital yang membuat semakin kompleknya tantangan jurnalistik, dimana fenomena ini menyebabkan mudahnya Hoax tersebar dan berbagi informasi yang menyebar tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik, menututnya kehadiran IJTI memberikan peran krusial dalam memastikan standarisasi profesi, meningkatkan kompetensi jurnalis, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan, berimbang dan dapatan dipertanggung jawabkan. Ia juga mengajak seluru tamu undangan dari berbagai instansi untuk saling berkolaborasi untuk menciptakan iklim informasi yang sehat. Menurutnya kualitas informasi merupakan tanggung jawab bersama karena hal ini sangat berpengaruh pada kualitas demokrasi dan pengambilan keputusan publik.

Dengan hadirnya mahasiswa Ilmu politik tersebut pada kegiatan tersebut, diharapkan dapat menjadi pembelajaran berharga mengenai pentingnya kolaborasi dalam mengelola dan meningkatkan kualitas informasi.